Array Pada Pemrograman C++

posted in: Pemrograman C++ | 8

Pengertian Array

Array adalah tumpukan variabel yang sejenis dan memiliki nama yang sama. Konsep suatu array menjadikan tumpukan variabel tersebut mampu menampung nilai yang berbeda asalkan tetap dengan tipe yang sama dengan tipe array. Sintaks penulisan array adalah sebagai berikut:


tipe nama_array[elemen];

Tipe array merupakan tipe data tumpukan variabel tersebut, sedangkan nama_array adalah nama tumpukan variabel. Untuk elemen atau indeks, merupakn pembeda yang membedakan tumpukan variabel yang satu dengan yang lainnya dalam satu array, karena di awal sudah Mimin jelaskan bahwa array memiliki nama dan jenis yang sama namun pembendanya terletak di indeks atau elemen itu sendiri.

Pendeklarasian Array

Berikut mimin contohkan cara mendeklarasikan suatu array:

int tampungan[5];

Pada contoh diatas, Mimin membuat array dengan nama tampungan bertipe data integer dimana array ini dapat menampung nilai sebanyak 5 buah. Masing-masing nilai yang dimasukkan akan diberikan nomor elemen atau indeks dari elemen ‘0’ hingga ‘4’. Yang perlu kamu ingat bahwa, penomoran elemen pada array dimulai dari angka ‘0’.

Pemberian Nilai Pada Array

Untuk memberikan nilai pada suatu aray, kamu dapat memasukkan nilai satu persatu pada masing-masing elemen atau dengan memasukkan dengan cara bersamaan. Untuk memasukkan satu-persatu pada masing-masing elemen kamu dapat lakukan dengan kode program sebagai berikut:

#include <iostream>
using namespace std;

int main(){
int tampungan[5];
tampungan[0] = 4;
tampungan[1] = 3;
tampungan[2] = 7;
tampungan[3] = 8;
tampungan[4] = 9;
return 0;
}

Untuk memasukkan nilai secara serentak dapat kamu coba dengan kode di bawah ini:

#include <iostream>
using namespace std;

int main(){
int tampungan[5] = {4,3,7,8,9};
return 0;
}

Kedua contoh program diatas memiliki fungsi dan tujuan yang sama yaitu memasukkan kelima nilai di atas ke dalam array “tampungan”, hanya saja dengan cara yang berbeda.

Mengakses Nilai Pada Array

Setelah kamu bisa mendeklarasikan dan memberikan nilai pada suatu array, maka langkah selanjutnya adalah mengakses nilai yang berada pada suatu array. Untuk programnya Mimin contohkan sebagai berikut:


#include <iostream>
using namespace std;

int main(){
int tampungan[5] = {4,3,7,8,9};
cout<<"Nilai pada array tampungan elemen ke "<<0<<" adalah :"<<tampungan[0]<<endl;
cout<<"Nilai pada array tampungan elemen ke "<<1<<" adalah :"<<tampungan[1]<<endl;
cout<<"Nilai pada array tampungan elemen ke "<<2<<" adalah :"<<tampungan[2]<<endl;
cout<<"Nilai pada array tampungan elemen ke "<<3<<" adalah :"<<tampungan[3]<<endl;
cout<<"Nilai pada array tampungan elemen ke "<<4<<" adalah :"<<tampungan[4]<<endl;
return 0;
}

Berikut adalah hasil output programnya:

array

Kamu juga bisa memanfaatkan loop untuk mengakses nilai pada array karena lebih cepat dan simple. Berikut Mimin contohkan kode programnya:


#include <iostream>
using namespace std;

int main(){
int tampungan[5] = {4,3,7,8,9};
for(int i=0; i<=5; i++){
cout<<"Nilai pada array tampungan elemen ke "<<i<<" adalah :"<<tampungan[i]<<endl;
}
return 0;
}

Terlihat bahwa program untuk mengakses array dengan memanfaatkan loop lebih simple untuk menghasilkan output yang sama sebagai berikut:

array1

Array Multidimensi

Array multidimensi merupakan array yang memiliki indeks lebih dari 1. Indeks pada array merepresentasikan dimensi dari array. Sebagai contoh array dengan indeks berjumlah dua, maka dapat dikatakan bahwa array tersebut merupakan array dua dimensi dan begitu juga untuk dimensi yang lainnya. Pada contoh kasus ini, Mimin mencontohkan array dua dimensi dalam C++ sebagai berikut:


int arrayMulti[2][3];

Mimin sengaja mencontohkan array dua dimensi pada kasus ini karena array ini dapat dipahami sebagai sebuah sel dalam tabel. Dimensi pertama array adalah baris, sedangkan dimensi array kedua adalah kolom. Visualisasi array dua dimensi, Mimin gambarkan sebagai berikut:

 012
0int arrayMulti[0][0]int arrayMulti[0][1]int arrayMulti[0][2]
1int arrayMulti[1][0]int arrayMulti[1][1]int arrayMulti[1][2]

Dari tabel diatas kamu dapat melihat bahwa, jumlah elemen dari arrayMulti adalah 6, yang didapat dari perkalian indeks pertama dan kedua 2*3 = 6. Untuk memberikan nilai pada array dua dimensi kamu dapat menggunakan sintaks sebagai berikut:


int arrayMulti[2][3] = {{1,2,3},{4,5,6}};

Pada contoh diatas, dimensi pertama adalah abstrak atau bisa dikatakan hanya sebagai kelompok-kelompok bilangan (kurung kurawal ({}) didalam kurung kurawal utama atau besar). Dimensi kedua merupakan anggota dari kelompok-kelompok tersebut (isi dari kurung kurawal). Secara mudahnya bahwa dimensi kedua merupakan isi dari dimensi pertama. Berikut mimin contohkan aplikasinya dalam program C++:


#include <iostream>
using namespace std;

int main(){
int arrayMulti[2][3] = {{1,2,3},{4,5,6}};
cout<<"Nilai arrayMulti[0][0] adalah "<<arrayMulti[0][0]<<endl;
cout<<"Nilai arrayMulti[0][0] adalah "<<arrayMulti[0][1]<<endl;
cout<<"Nilai arrayMulti[0][0] adalah "<<arrayMulti[0][2]<<endl;
cout<<"Nilai arrayMulti[0][0] adalah "<<arrayMulti[1][0]<<endl;
cout<<"Nilai arrayMulti[0][0] adalah "<<arrayMulti[1][1]<<endl;
cout<<"Nilai arrayMulti[0][0] adalah "<<arrayMulti[1][2]<<endl;
return 0;
}

Hasil output programnya adalah sebagai berikut:

arrayMultidimensi1

Kamu juga bisa menggunakan looping for untuk mengakses nilai dari array multidimensi guna mempersingkat pemrograman sebagai berikut:


#include <iostream>
using namespace std;

int main(){
int arrayMulti[2][3] = {{1,2,3},{4,5,6}};
cout<<"Akses Array Multidimensi Dengan Looping For"<<endl;
for(int x=0; x<=1; x++){
 for(int y=0; y<=2; y++){
 cout<<"Nilai arrayMulti["<<x<<"]["<<y<<"] adalah "<<arrayMulti[x][y]<<endl;
 }
}
return 0;
}

Hasil output programnya adalah sebagai berikut:

arrayMultidimensi2

Array Sebagai Parameter Suatu Fungsi

Ternyata sobat, array dapat juga berperan sebagai parameter suatu fungsi. Untuk menjadikan array sebagai parameter fungsi cukup dengan menambahkan kurung kotak ([]) pada akhir nama parameter. Yang harus kamu perhatikan, bahwa parameter pada array tidak perlu penambahan indeks. Berikut Mimin contohkan sintaks sederhananya:

void cetakArray(int arrayInput[],int indeks);

Mimin hendak membuat fungsi dengan nama cetakArray yang bertindak untuk mencetak nilai pada array, dimana array ini diinputkan user melalui parameter kedalam fungsi. Nah untuk memudahkan pemahaman kamu, Mimin contohkan program sederhananya sebagai berikut:

#include <iostream>
using namespace std;

void cetakArray(int arrayInput[], int indeks);
int main(){
int arrayMimin[4] = {1,2,3,4};
cetakArray(arrayMimin,4);
return 0;
}

void cetakArray(int arrayInput[], int indeks){
for (int x=0; x<indeks; x++){
 cout<<"Nilai array indeks "<<x<<" adalah = "<<arrayInput[x]<<endl;
}
}

Hasil output programnya adalah sebagai berikut:

arrayParameter

Array Sebagai Kumpulan Karakter

Sedikit mengulang mengenai string. String merupakan tumpukan karakter, untaian karakter atau disebut dengan array of character. Secara mudahnya, string merupakan kumpulan dari beberapa karakter yang disusun menurut aturan tertentu, sehingga menghasilkan suatu kata atau kalimat.

String yang terdiri dari kata “sinauArduino”, jika ditulis dalam sebuah array dalam C++ dapat dideklarasikan dengan menggunakan sintaks sebagai berikut:


char nama[13] = "sinauArduino";

Berdasarkan elemen-elemen array yang sudah kamu pelajari, kamu dapat mengakses huruf “A” dari elemen ke-enam array tersebut dengan sintaks:


char nama[5];

Yang perlu kamu ingat adalah, bahwa string merupakan null-terminated array of character, dengan artian bahwa sebuah string selalu diakhiri dengan karakter null (‘\0’). Dengan keistimewaan inilah kamu tidak perlu menghitung panjang string untuk batas akhir suatu looping, namun cukup apabila nilai elemen dalam suatu string sama dengan null (‘\0’), maka bisa dipastikan bahwa elemen tersebut adalah akhir dari sebuah string. Untuk lebih memudahkan pemahamanmu, berikut Mimin contohkan program sederhananya:


#include <iostream>
using namespace std;

int main(){
char nama[13] = "sinauArduino";
for (int i=0; nama[i]!='\0'; i++){
cout<<nama[i];
}
cout<<endl;
return 0;
}

Hasil output programnya sebagai berikut:

arrayChar

Program di atas berfungsi untuk mencetak semua nilai yang terdapat pada array karakter “nama” dengan bantuan looping for, dimana looping ini akan terus bekerja mencetak isi dalam setiap elemen array hingga ditemukan null terminated character ‘\0’.

 

“Selagi masih ada ilmu yang bermanfaat dan kesempatan, sebarkanlah”

Salam sinauarduino.com

8 Responses

  1. Alfian Febriana Yusuf

    Admin, izin mengutip materi yang ada di blog, sangat bermanfaat

  2. Sangat bermanfaat.. Terimakasih atas pembelajarannya.
    silahkan kunjungi blog kami 🙂 My Blog

  3. Min mau tnya, fungsi dari array itu sndri baik yg 1 dimensi maupun 2 dimensi itu ap ?
    Kapan kita harus menggunakan array ?
    Kapan hrus menggunakan array 1 dimensi ?
    Kapan hrus menggunakan array 2 dimensi ?

    • Jadi gini lho.. sebenernya penggunaan array sama programmer2 lain jarang dipakai dan penggunaan array sendiri itu tadinya untuk memudahkan.. misal anda mau bikin variabel tapi tipedatanya sama daripada anda hrs nulis berulang2 maka, diaitulah kita gunakan array

  4. Mas…. Saya adalah salah satu programmer c++ pemula….
    Namun, saya mengetahui ada kesalahan dalam kode anda…
    Bagian :
    #include
    using namespace std;

    int main(){
    int tampungan[5] = {4,3,7,8,9};
    for(int i=0; i<=5; i++){
    cout<<"Nilai pada array tampungan elemen ke "<<i<<" adalah :"<<tampungan[i]<<endl;
    }
    return 0;
    }
    Memiliki kesalahan. Ada 2 cara untuk memperbaikinya,
    1. Ubah i<= 5 menjadi i<= 4
    2. Ubah i<= 5 menjadi i+1<=5
    Sekian dan terima kasih

Leave a Reply