Instruksi Kendali Pada C++

posted in: Pemrograman C++ | 1

Instruksi kendali merupakan instruksi yang berkaitan dengan pengendalian aliran program. Macam-macam instruksi kendali pada pemrograman C++ adalah instruksi percabangan, perulanganswitching dan lompatan.

Instruksi Percabangan

Instruksi percabangan biasanya digunakan dalam proses pengambilan keputusan. Instruksi percabangan akan mengecek kondisi suatu pernyataan, untuk dicari nilai kebenarannya dan bertindak sesuai hasil kebenaran tersebut. Instruksi percabangan dalam C++ adalah if-else, Agar kamu lebih mudah memahami simak contoh berikut:

1. If-else


#include <iostream>
using namespace std;

int main(){
int bilangan;
cout<<"Masukan sebuah bilangan kurang dari atau sama dengan 10 :"; cin>>bilangan;
if(bilangan <=10){ //Instruksi if mengecek kondisi
cout<<"Bilangan yang kamu masukkan adalah: "<<bilangan<<endl;
}else{
cout<<"Bilangan yang kamu masukkan diluar jangkauan"<<endl;
}
return 0;
}

Program di atas, merupakan contoh sederhana dari penggunaan instruksi if-else, dimana user diminta memasukkan bilangan kurang dari atau sama dengan 10. Nilai yang diinputkan user akan ditampung dalam variabel ‘bilangan‘ bertipe integer. Instruksi if akan mengecek kondisi variabel ‘bilangan’, dimana ketikan nilai dalam variabel ‘bilangan’ kurang dari atau sama dengan 10, maka program akan mengeksekusi instruksi baris ke-9. Jika nilai variable ‘bilangan’ lebih besar dari 10, maka instruksi baris ke-11 yang akan dieksekusi.

Hasil output program:

if-true if-false

2. If-else (Kompleks)

Selain if-else dalam bentuk sederhana di atas, instruksi if-else, juga dapat digunakan dalam melakukan pertimbangan berbagai kondisi dan menyediakan solusi untuk setiap kondisi. Berikut contoh kasusnya.

#include <iostream>
using namespace std;

int main(){
int bilangan;
cout<<"Masukan sembarang bilangan +/- :"; cin>>bilangan;
if(bilangan <0){
 cout<<"Bilangan yang kamu masukkan adalah bilangan negatif yaitu : "<<bilangan<<endl; 
}else if(bilangan >=1){
 cout<<"Bilangan yang kamu masukkan adalah bilangan positif yaitu : "<<bilangan<<endl;
}else if(bilangan == 0){
 cout<<"Bilangan yang kamu masukkan adalah : 0"<<endl;
}
return 0;
}

Program di atas merupakan contoh program if-else kompleks, dimana program di atas berfungsi mengecek nilai bilangan yang dimasukkan user, apakah bertanda positif, negatif atau bilangan nol.

Hasil output program:

if-kompleks-zero if-kompleks-positif if-kompleks-negatif

Seperti yang sudah Mimin janjikan di post Operator, mengenai operartor logika dan kondisi, disini mimin bakalan menjelaskan apa itu kedua operator tersebut yang bakalan sedikit banyak digunakan di instruksi kendali.

Operator Logika

Operator logika merupakan operator yang digunakan untuk operasi logika. Operator ini dapat digunakan untuk memeriksa kondisi agar menghasilkan nilai kebenaran tertentu. Jenis operator logika ada tiga yaitu NOT(!), AND (&&), dan OR(||). Operator NOT, digunakan untuk membalik logika kebenaran, Jika true dikenakan NOT, makan akan menjadi false, begitu juga sebaliknya. Operator AND dan OR digunakan untuk membandingkan dua buah nilai. Berikut tabel kebenaran operator AND dan OR.

Tabel kebenaran AND:

aba&&b
truetruetrue
truefalsefalse
falsetruefalse
falsefalsefalse

Table kebenaran OR:

aba||b
truetruetrue
truefalsetrue
falsetruetrue
falsefalsefalse

Operator Kondisi

Operator Kondisi memiliki kemiripan dengan instruksi if-else, dimana operator ini akan memeriksa suatu kondisi, kemudian akan mengambil pilihan berdasarkan nilai kebenaran yang dihasilkan oleh kondisi. Sintaks operator kondisi adalah sebagai berikut:


(kondisi)? nilai_kondisi_benar : nilai_kondisi_salah;

Berikut adalah contoh penggunaanya dalam kode program C++

#include <iostream>
using namespace std;

int main(){
int a,b,c;
b = 2;
c = 4;
a = (b>c)? 9:3;
cout<<"Nilai variabel a adalah : "<<a<<endl;
return 0;
}

Karena nilai b lebih kecil daripada nilai c, maka statemen diatas adalah false,sehingga nilai yang diberikan pada variabel a adalah 3. Berikut hasil output program diatas:

Operator-Kondisi

Oke sobat, mungkin ini dulu yang bisa Mimin sampaikan pada Part 1 Instruksi Kendali. Agar kamu tidak bosen dan terlalu banyak materi alhasil nanti kamu sulit memahami, maka istirahat dulu dan Lanjut ke Part 2 Instruksi Kendali ya, Mimin tunggu di sana heheh :v

“Selagi masih ada ilmu yang bermanfaat dan kesempatan, sebarkanlah”

Salam sinauarduino.com

One Response

  1. Sintak ini gimana yaa menjumlah 5 bilangan yang di inputkan user, dimana jika bilangan minus yang di inputkan maka bilangan tidak di jumlahkan atau di abaikan , mohon bantuannya ka masih belajar

Leave a Reply