Mengenal Arduino Software (IDE)

posted in: Belajar Dasar | 11

Halo sahabat” sinauarduino.com, selamat berjumpa lagi dengan Mimin. Mimin harap kamu semua tidak bosan ya, semangat terus belajarnya :). Pada pertemuan kali ini, Mimin akan memperkenalkan pada kamu semua tentang apa itu Arduino Software (IDE). Untuk memudahkan proses belajar kamu, mimin rangkum kedalam bahasan sebagai berikut:


1. Pengertian Arduino Software (IDE)
2. Menulis Sketch
    -File
    -Edit
    -Sketch
    -Tools
    -Help
3. Sketchbook
4. Tabs, Multiple Files, dan Compilations
5. Uploading
6. Library
7. Serial Monitor
8. Preferences
9. Language Support
10.Boards


1.Pengertian Arduino Software (IDE)

IDE itu merupakan kependekan dari Integrated Developtment Enviroenment, atau secara bahasa mudahnya merupakan lingkungan terintegrasi yang digunakan untuk melakukan pengembangan. Disebut sebagai lingkungan karena melalui software inilah Arduino dilakukan pemrograman untuk melakukan fungsi-fungsi yang dibenamkan melalui sintaks pemrograman. Arduino menggunakan bahasa pemrograman sendiri yang menyerupai bahasa C. Bahasa pemrograman Arduino (Sketch) sudah dilakukan perubahan untuk memudahkan pemula dalam melakukan pemrograman dari bahasa aslinya. Sebelum dijual ke pasaran, IC mikrokontroler Arduino telah ditanamkan suatu program bernama Bootlader yang berfungsi sebagai penengah antara compiler Arduino dengan mikrokontroler.

Arduino IDE dibuat dari bahasa pemrograman JAVA. Arduino IDE juga dilengkapi dengan library C/C++ yang biasa disebut Wiring yang membuat operasi input dan output menjadi lebih mudah. Arduino IDE ini dikembangkan dari software Processing yang dirombak menjadi Arduino IDE khusus untuk pemrograman dengan Arduino.

2.Menulis Sketch

Program yang ditulis dengan menggunaan Arduino Software (IDE) disebut sebagai sketch. Sketch ditulis dalam suatu editor teks dan disimpan dalam file dengan ekstensi .ino. Teks editor pada Arduino Software memiliki fitur” seperti cutting/paste dan seraching/replacing sehingga memudahkan kamu dalam menulis kode program.

Pada Software Arduino IDE, terdapat semacam message box berwarna hitam yang berfungsi menampilkan status, seperti pesan error, compile, dan upload program. Di bagian bawah paling kanan Sotware Arduino IDE, menunjukan board yang terkonfigurasi beserta COM Ports yang digunakan.

Arduino IDE

Gambar diatas merupakan tampilan dari Software Arduino IDE

 

verify Verify

berfungsi untuk melakukan checking kode yang kamu buat apakah sudah sesuai dengan kaidah pemrograman yang ada atau belum

Upload Upload

Berfungsi untuk melakukan kompilasi program atau kode yang kamu buat menjadi bahsa yang dapat dipahami oleh mesih alias si Arduino.

new New

berfungsi untuk membuat Sketch baru

open Open

Berfungsi untuk membuka sketch yang pernah kamu buat dan membuka kembali untuk dilakukan editing atau sekedar upload ulang ke Arduino.

save Save

Berfungsi untuk menyimpan Sketch yang telah kamu buat.

serial Serial Monitor

Berfungsi untuk membuka serial monitor. Serial monitor disini merupakan jendela yang menampilkan data apa saja yang dikirimkan atau dipertukarkan antara arduino dengan sketch pada port serialnya. Serial Monitor ini sangat berguna sekali ketika kamu ingin membuat program atau melakukan debugging tanpa menggunakan LCD pada Arduino. Serial monitor ini dapat digunakan untuk menampilkan nilai proses, nilai pembacaan, bahkan pesan error.

File

  • Newberfungsi untuk membuat membuat sketch baru dengan bare minimum yang terdiri void setup() dan void loop(). 
  • Open, berfungsi membuka sketch yang pernah dibuat di dalam drive.
  • Open Recent, merupakan menu yang berfungsi mempersingkat waktu pembukaan file atau sketch yang baru-baru ini sudah dibuat.
  • Sketchbook, berfungsi menunjukan hirarki sketch yang kamu buat termasuk struktur foldernya.
  • Example, berisi contoh-contoh pemrograman yang disediakan pengembang Arduino, sehingga kamu dapat mempelajari program-program dari contoh yang diberikan.
  • Close, berfungsi menutup jendela Arduino IDE dan menghentikan aplikasi.
  • Save, berfungsi menyimpan sketch yang dibuat atau perubahan yang dilakukan pada sketch
  • Save as…, berfungsi menyimpan sketch yang sedang dikerjakan atau sketch yang sudah disimpan dengan nama yang berbeda.
  • Page Setup, berfungsi mengatur tampilan page pada proses pencetakan.
  • Print, berfungsi mengirimkan file sketch ke mesin cetak untuk dicetak.
  • Preferences, disini kam dapat merubah tampilan interface IDE Arduino.
  • Quit, berfungsi menutup semua jendela Arduino IDE. Sketch yang masih terbuka pada saat tombol Quit ditekan, secara otomatis akan terbuka pada saat Arduino IDE dijalankan.

Edit

  • Undo/Redo, berfungsi untuk mengembalikan perubahan yang sudah dilakukan pada Sketch beberapa langkah mundur dengan Undo atau maju dengan Redo.
  • Cut, berfungsi untuk meremove teks yang terpilih pada editor dan menempatkan teks tersebut pada clipboard.
  • Copy, berfungsi menduplikasi teks yang terpilih kedalam editor dan menempatkan teks tersebut pada clipboard.
  • Copy for Forum, berfungsi melakukan copy kode dari editor dan melakukan formating agar sesuai untuk ditampilkan dalam forum, sehingga kode tersebut bisa digunakan sebagai bahan diskusi dalam forum.
  • Copy as HTML, berfungsi menduplikasi teks yang terpilih kedalam editor dan menempatkan teks tersebut pada clipboard dalam bentuk atau format HTML. Biasanya ini digunakan agar code dapat diembededdkan pada halaman web.
  • Paste, berfungsi menyalin data yang terdapat pada clipboard, kedalam editor.
  • Select All, berfungsi untk melakukan pemilihan teks atau kode dalam halaman editor.
  • Comment/Uncomment, berfungsi memberikan atau menghilangkan tanda // pada kode atau teks, dimana tanda tersebut menjadikan suatu baris kode sebagai komen dan tidak disertakan pada tahap kompilasi.
  • Increase/Decrease Indent, berfunsgi untuk mengurangi atau menambahkan indetntasi pada baris kode tertentu. Indentasi adalah “tab”.
  • Find, berfungsi memanggil jendela window find and replace, dimana kamu dapat menggunakannya untuk menemukan variabel atau kata tertentu dalam program atau menemukan serta menggantikan kata tersebut dengan kata lain.
  • Find Next, berfungsi menemukan kata setelahnya dari kata pertama yang berhasil ditemukan.
  • Find Previous, berfungsi menemukan kata sebelumnya dari kata pertama yang berhasil ditemukan.

Sketch

  • Verify/Compile, berfungsi untuk mengecek apakah sketch yang kamu buat ada kekeliruan dari segi sintaks atau tidak. Jika tidak ada kesalahan, maka sintaks yang kamu buat akan dikompile kedalam bahasa mesin.
  • Upload, berfunsi mengirimkan program yang sudah dikompilasi ke Arduino Board.
  • Uplad Using Programmer, menu ini berfungsi untuk menuliskan bootloader kedalam IC Mikrokontroler Arduino. Pada kasus ini kamu membutuhkan perangkat tambahan seperti USBAsp untuk menjembatani penulisan program bootloader ke IC Mikrokontroler.
  • Export Compiled Binary, berfungsi untuk menyimpan file dengan ekstensi .hex, dimana file ini dapat disimpan sebagai arsip untuk di upload ke board lain menggunakan tools yang berbeda.
  • Show Sketch Folder, berfungsi membuka folder sketch yang saat ini dikerjakan.
  • Include Library, berfunsi menambahkan library/pustaka kedalam sketch yang dibuat dengan menyertakan sintaks #include di awal kode. Selain itu kamu juga bisa menambahkan library eksternal dari file .zip kedalam Arduino IDE.
  • Add File…, berfungsi untuk menambahkan file kedalam sketch arduino (file akan dikopikan dari drive asal). File akan muncul sebagai tab baru dalam jendela sketch.

Tools

  • Auto Format, berfungsi melakukan pengatran format kode pada jendela editor
  • Archive Sketch, berfungsi menyimpan sketch kedalam file .zip
  • Fix Encoding & Reload, berfungsi memperbaiki kemungkinan perbedaan antara pengkodean peta karakter editor danpeta karakter sistem operasi yang lain.
  • Serial Monitor, berungsi membuka jendela serial monitor untuk melihat pertukaran data.
  • Board, berfungsi memilih dan melakukan konfigurasi board yang digunakan.
  • Port, memilih port sebbagai kanal komunikasi antara software dengan hardware.
  • Programmer, menu ini digunakan ketika kamu hendak melakukan pemrograman chip mikrokontroller tanpa menggunakan koneksi Onboard USB-Serial. Biasanya digunakan pada proses burning bootloader.
  • Burn Bootloader, mengizinkan kamu untuk mengkopikan program bootloader kedalam IC mikrokontroler

Help

Disini kamu bisa mendapatkan bantuan terhadap kegalauanmu mengenai pemrograman. Menu help berisikan file-file dokumentasi yang berkaitan dengan masalah yang sering muncul, serta penyelesaiannya. Selain itu pada menu help juga diberikan link untuk menuju Arduino Forum guna menanyakan serta mendiskusikan berbagai masalah yang ditemukan.

3.Sketchbook

Arduino Software IDE, menggunakan konsep sketchbook, dimana sketchbook menjadi standar peletakan dan penyimpanan file program. Sketch yang telah kamu buat dapat dibuka dengan dari File -> Sketchbook, atau dengna menu Open.

4.Tabs, Multiple Files, dan Compilations

Mekanisme ini mengijinkan kamu untuk melakukan menejemen sketch, dimana lebih dari satu file dibuka dalam tab yang berbeda.

5.Uploading

Merupakan mekanisme untuk mengkopikan file .hex atau file hasil kompilasi kedalam IC mikrokontroler Arduino. Sebelum melakukan uploading, yang perlu kamu pastikan adalah jenis board yang kamu gunakan dan COM Ports dimana keduanya terletak pada menu Tools -> Board dan Tools -> Port.

6.Library

Library/ Pustaka merupakan file yang memberikan fungsi ekstra dari sketch yang kamu buat, semisal agar Arduino dapat bekerja dengan hardware tertentu dan melakukan proses manipulasi data. Untuk menginstal Library pihak ketiga alias Library bukan dari Arduino, dapat dilakukan dengan Library Manager, Import file .zip, atau kopi paste secara manual di folder libraries pada Documents di platform Windows. Untuk instalasi library dapat kunjungi link berikut.

7.Serial Monitor

Serial monitor merupakan suatu jendela yang menunjukan data yang dipertukaran antara arduino dan komputer selama beroperasi, sehingga kamu bisa menggunakan serial monitor ini untuk menampilkan nilai hasil operasi atau pesan debugging. Selain melihat data, kamu juga bisa mengirimkan data ke Arduino melalui serial monitor ini, caranya dengan memasukkan data pada text box dan menekan tombol send untuk mengirimkan data. Hal penting yang harus kamu perhatikan adalah menyamakan baudrate antara serial monitor dengan Arduino board. Untuk menggunakan kemampuan komunikasi serial ini, pada Arduino, di bagian fungsi void setup(), diawali dengan instruksi Serial.begin diikuti dengan nilai baudrate.

8.Preferences

Preferences mengatur tentang beberapa hal dalam penggunaan Arduino Software IDE, seperti ukuran font, lokasi dimana menyimpan sketcbook, bahasa yang digunakan pada Arduino Software IDE, dan masih banyak lagi. Kamu bisa mengatur preferences pada menu file yang dapat dijumpai pada platform Windows dan Linux.

9.Language Support

Language Support merupakan pilihan bahasa yang dapat disesuaikan pada Software Arduino IDE. Bahasa Indonesia sudah ada loh. Language Support ini dapat ditemukan pada menu file -> preferences atau dengan menekan Ctrl+Comma.

10.Boards

Pemilihan board pada Arduino Software IDE, berdampak pada dua parameter yaitu kecepatan CPU dan baudrate yang digunakan ketika melakukan kompilasi dan meng-upload sketch. Beberapa contoh board yang dapat digunakan dengan Arduino Software IDE adalah:

  • Arduino Yùn
    Menggunkana ATmega32u4 dan berjalan pada clock 16 MHz dengan auto-reset, memiliki 12 Input Analog , 20 Digital I/O serta 7 PWM.
  • Arduino/Genuino Uno
    Menggunakan ATmega328 dan berjalan pada clock 16 MHz dengan auto-reset, memiliki 6 Input Analog , 14 Digital I/O serta 7 PWM.
  • Arduino Diecimila or Duemilanove w/ ATmega168
    Menggunakan ATmega168 dan berjalan pada clock 16 MHz dengan auto-reset.
  • Arduino Nano w/ ATmega328
    Menggunakan ATmega328 dan berjalan pada clock 16 MHz dengan auto-reset. memiliki 6 Input Analog.
  • Arduino/Genuino Mega 2560
    Menggunakan ATmega2560 dan berjalan pada clock 16 MHz dengan auto-reset, memiliki 16 Input Analog, 54 Digital I/O dan 15 PWM.
  • Arduino Mega
    Menggunakan ATmega1280 dan berjalan pada clock 16 MHz dengan auto-reset, memiliki 16 Input Analog, 54 Digital I/O dan 15 PWM.
  • Arduino Mega ADK
    Menggunakan ATmega2560dan berjalan pada clock 16 MHz dengan auto-reset, memiliki 16 Input Analog, 54 Digital I/O dan 15 PWM.
  • Arduino Leonardo
    Menggunakan ATmega32u4 dan berjalan pada clock 16 MHz dengan auto-reset, memiliki 12 Input Analog, 20 Digital I/O dan 7 PWM.
  • Arduino Micro
    Menggunakan ATmega32u4 dan berjalan pada clock 16 MHz dengan auto-reset, memiliki 12 Input Analog, 20 Digital I/O dan 7 PWM.
  • Arduino Esplora
    Menggunakan ATmega32u4 dan berjalan pada clock 16 MHz dengan auto-reset.
  • Arduino Mini w/ ATmega328
    Menggunakan ATmega328 dan berjalan pada clock 16 MHz dengan auto-reset, memiliki 8 Input Analog, 14 Digital I/O dan 6 PWM.
  • Arduino Ethernet
    Equivalent to Arduino UNO with an Ethernet shield: An ATmega328 dan berjalan pada clock 16 MHz dengan auto-reset, memiliki 6 Input Analog, 14 Digital I/O dan 6 PWM.
  • Arduino Fio
    Menggunakan ATmega328 dan berjalan pada clock 8 MHz dengan auto-reset. Memiliki kesamaan dengan Arduino Pro atau Pro Mini (3.3V, 8 MHz) w/ ATmega328, memiliki 6 Input Analog, 14 Digital I/O dan 6 PWM.
  • Arduino BT w/ ATmega328
    Menggunakan ATmega328 dan berjalan pada clock 16 MHz. Bootloader dengan ukuran (4 KB) termasuk kode untuk melakukan inisialisasi pada modul bluetooth, memiliki 6 Input Analog, 14 Digital I/O and 6 PWM..
  • LilyPad Arduino USB
    Menggunakan ATmega32u4dan berjalan pada clock 8 MHz dengan auto-reset, memiliki 4 Input Analog, 9 Digital I/O dan 4 PWM.
  • LilyPad Arduino
    Menggunakan ATmega168 atau ATmega132 dan berjalan pada clock 8 MHz dengan auto-reset, memiliki 6 Input Analog, 14 Digital I/O dan 6 PWM.
  • Arduino Pro or Pro Mini (5V, 16 MHz) w/ ATmega328
    Menggunakan ATmega328 dan berjalan pada clock 16 MHz dengan auto-reset. Memiliki kesamaan dengan Arduino Duemilanove atau Nano w/ ATmega328, memiliki 6 Input Analog, 14 Digital I/O dan 6 PWM.
  • Arduino NG or older w/ ATmega168
    Menggunakan ATmega168 dan berjalan pada clock 16 MHz without auto-reset. Proses kompilasi dan upload sama dengan Arduino Diecimila atau Duemilanove w/ ATmega168,memiliki 16 Input Analog, 14 Digital I/O and 6 PWM.
  • Arduino Robot Control
    Menggunakan ATmega328 dan berjalan pada clock 16 MHz dengan auto-reset.
  • Arduino Robot Motor
    Menggunakan ATmega328 dan berjalan pada clock 16 MHz dengan auto-reset.
  • Arduino Gemma
    Menggunakan ATtiny85 dan berjalan pada clock 8 MHz dengan auto-reset, 1 Analog In, 3 Digital I/O and 2 PWM.

Masih banyak lagi board Adruino yang support dengan Arduino Sofware IDE.

Oke sobat, mungkin itu dulu yang bisa Mimin sampaikan pada pertemuan kita kali ini, jangan bosen-bosen kunjungi terus sinauarduino.com

 

“Selagi masih ada ilmu yang bermanfaat dan kesempatan, sebarkanlah”

Salam sinauarduino.com

 

 

 

11 Responses

  1. terimakasih atas info yang sangat menarik ini dan untuk referensi silahkan kunjungi http://ps-elektronika.gunadarma.ac.id/

  2. Thanks mas….sangat membantu.

  3. Terimakasih atas infomasinya

  4. bg saya pemula bang ,saya punya arduino didalam ny saudah ada program yg tertanam ,bagaimana cara melihat/mengambil program yang terdapat dildalam arduino tersebut?

  5. Om bisa ga klo menggunakan 1 pushbuttom bisa menyalakan 2 led .. saat pushon led 1 menyala.. pada saat push on led 2 menyala on.. led 1 on .. nah pada saat push on yang ketiga led 1 dan 2 mati.. bgt seterusnnya..

  6. Mas Ujang

    Maaf mas saya ada masalah pada arduino ide saya tidak bisa menulis sketh bagaimana ya mas mohon solusinya.masujang

  7. Terimakasih.
    Apakah bisa kita mendownload / membaca program yang Sudah tertanam didalam board Arduino ?

  8. Aku mau nanya yang nulis web itu siapa? Soalnya buat sumber tugas akhir

  9. Mohon ijin. Utk masukan artikel ini sebagai materi belajar di sekolah sya. SMK Negeri 1 Tangerang

Leave a Reply