Arduino IDE dan Intel Galileo Gen 2

posted in: Modul | 0

Intel Galileo Gen 2 memiliki Arduino API yang sudah tertanam pada Linux Versi SPI atau Versi IoT Devkit, sehingga kamu bisa menggunakan Arduino IDE dalam meng-upload Arduino sketch dan menjalankannya pada Intel Galileo Gen 2. Pada tutorial kali ini, Mimin menggunakan Linux versi IoT Devkit sebagai peraga proses penggunaan Arduino IDE dan Intel Galileo.

Bagaimana Langkah-langkahnya?

#1 Instal Arduno IDE

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah meng-install Arduino IDE jika belu punya 🙂 Jika sudah punya? ikuti langkah ke-dua. Kamu belum mengerti tata cara meng-install Arduino IDE? Oke-oke… kamu dapat mengikuti langkah-langkah yang sudah Mimin jelaskan di sini.

#2 Instal Core Intel Galileo Pada Arduino IDE

Seperti yang sudah Mimin jelaskan apa itu core Arduino, kamu bisa menyimaknya di sini.

intel-galileo-core-install

Gambar 1. Install Intel Galileo core (Intel i586 boards)

Pastikan kamu meng-install Intel i586 board package karena processor Intel Galileo memiliki arsitekstur 32bit.

#3 Hidupkan Intel Galileo dan Pasang Kabel USB

Langkah ke-tiga adalah hidupkan Intel Galileo dan biarkan proses booting sistem selesai. Yang harus kami ingat dan perhatikan adalah jangan pernah memasang kabel USB client ke komputer sebelum Intel Galileo dihidupkan, hal ini dapat merusak komponen board. Sama halnya ketika kamu ingin mematikan power board Intel Galileo, pastikan koneksi USB client tidak terpasang, baru kamu bisa mematikan daya dengan aman.

usb-client-intel

Gambar 2. Urutan langkah mengunakan USB Client Intel Galileo

#4 Install USB Driver Intel Galileo di Windows

Setelah kabel USB antara Intel Galileo dan komputermu sudah terpasang, maka Intel Galileo dikenali sebagai UFD (USB Flash Drive) dan CDC serial pada Device Manager, dimana pada Device Manager terlihat bahwa windows mendeteksi perangkat baru, namun tidak dapat meng-install driver yang cocok secara otomatis.

ufd-galileo

Gambar 3. Intel Galileo terdeteksi sebagai UFD/removable disk

cdc-serial

Gambar 4. USB Client terdeteksi sebagai CDC serial

Sekarang tugas kamu adalah meng-install driver serial Intel Galileo. File driver serial dapat kamu download di mari. Nah.. caranya pada Device Manager, klik kanan CDC Serial.

update-galileo-1

Gambar 5. Update driver software

Setelah itu klik pada update driver software seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5.

update-galileo-2

Gambar 6. Browse driver software

Kemudian akan muncul jendela yang ditujukan pada Gambar 6. Kamu pilih saja Browse bla bla…. intinya mencari driver yang sudah kamu download dan terletak di komputermu.

update-galileo-3

Gambar 7. Browse driver software

Cari lokasi driver yang sudah kamu download dan klik next seperti pada Gambar 7Ikuti saja prosesnya ya………….

update-galileo-4

Gambar 8. Driver serial sudah berhasil ter-install

Setelah proses installasi berhasil, maka yang tadinya, CDC serial sekarang berubah menjadi Intel IoT Dev Kit Serial pada COM10, seperti yang ditunjukan pada Gambar 8. Ingat dan catat alamat COM port yang dialokasikan tersebut.

#5 Upload Sketch

Sekarang saatnya mencoba koneksi antara Intel Galileo pada COM port 10 dan Arduino IDE. Gunakan sketch sederhana contohnya “Blinkdalam uji coba. Jangan lupa memilih jenis board dan COM port yang digunakan. Upload program dan eng-ing-eng….. berhasil “Transfer Complete”.

upload-galileo

Gambar 9. Upload Blink sketch ke-dalam Intel Galileo

Perhatikan lampu LED pada board Intel Galileo. Selamat kamu sudah berhasil menghubungkan Intel Galileo dan Arduino IDE. Selamat mengeksplor dengan program-program yang lain.. 🙂

“Kesabaran adalah obat terbaik dari segala kesulitan”

Salam sinauarduino.com

Leave a Reply