Menginstall Library di Arduino IDE

posted in: Belajar Dasar | 3

Halo sahabat-sahabat sinauarduino.com, selamat berjumpa lagi dengan mimin disini. Mimin harap kamu tidak bosan-bosanya untuk mengunjungi blog ini dan semangat terus belajarnya. Di ikesempatan kali ini, Mimin bakalan menjelaskan mengenai bagaimana caranya menginstall library di Software Arduino (IDE). Lambat laun kamu akan tahu betapa besarnya peran library dalam memudahkan hidupmu pekerjaanmu.


1. Pengertian Library Arduino
2. Bagaimana Cara Install Library Arduino
    -Menggunakan Library Manager
    -Import .zip library
    -Installasi Manual


1.Pengertian Library Arduino

Library merupakan sekumpulan kode yang berfungsi memudahkan atau menyederhanakan  pemrograman, jadi kamu tidak harus tahu detail step-by-step Arduino bisa terhubung dengan ‘dunia lain’ seperti modul hardware atau API software. Melalui set kode yang ada pada library, kamu bisa mengakses suatu modul dengan mudah.

Sebagai contoh, terdapat library di Arduino IDE yang bernama LiquidCrystal library. Library ini memungkinkan kamu untuk langsung menggunakan LCD Display dengan memanggil fungsi-fungsi pada library tanpa harus mikirin detail pemrogramannya (karena detail pemrogramannya sudah dibuat oleh orang lain, kamu tinggal pakai).

Ada kalanya pengembang pihak ke-tiga diluar Arduino mengembangkan library yang dapat digunakan untuk mengakses suatu modul secara spesifik, maka kamu diharuskan untuk mengisntall library tersebut untuk dapat dimuat dalam Arduino IDE dan digunakan bersama sketch yang kamu bangun.

2.Bagaimana Cara Install Library Arduino

Menggunakan Library Manager

Library Manager merupakan fitur paling mudah yang dapat kamu gunakan untuk menginstall Library di Software Arduino. Untuk menginstall library dengan Library Manager, kamu pergi ke menu Sketch -> Include Library -> Manage Library. Pada Library Manager kamu dapat mencari berbagai macam library baik dari

Arduino team, atau pengembang pihak ke-tiga yang sudah mendaftarkan librarynya di Arduino.

library manager

Gambar di atas merupakan jendela Library Manager,. Untuk melakukan installasi Library tinggal kamu memilih atau mencari pada search bar library yang kamu inginkan. Jika sudah ketemu maka kamu dapat memilih versi dari library tersebut dan menekan tombol Install. Pada umumnya suatu library terdapat example untuk memberikan contoh penggunaan library tersebut, dimana kamu bisa akses di File -> Examples dan cari example sesuai dengan nama library yang sudah kamu install. Untuk masalah kecepatan atau lama waktu installasi tergantung kecepatan internet mu ya, karena menggunakan sistem download.

Pada contoh di atas, Mimin mencoba mengisntall library Audio, dimana library ini berfungsi untuk memainkan file suara dari SD card. Dari keterangan di librarynya, library ini hanya cocok untuk Arduino Due.

library installed

Jika installasi sudah berhasil, maka pada akan ada keterangan yang berbunyi Installed.

Audio Library

Nah, sesudah dilakukan installasi, untuk melakukan cek, buka Examples Arduino. Pada Examples, sekarang sudah terdapat library Audio yang dapat kita gunakan beserta contoh listing programnya.

Import .zip library

Cara kedua ini adalah cara manual, jika kita tidak dapat menemukan Library yang kita cari dengan Library Manager. Cara kedua ini dilakukan dengan meng-import file library dalam bentuk zip. Untuk mencontohkan, dalam kasus ini, Mimin akan menginstall library Servo Controller SSC32 dimana library tersebut tidak ditemukan dalam Library Managre. untuk filenya kamu bisa downod di: http://blog.martinperis*com/2011/05/libssc32-arduino-ssc32.html .

Setelah file berhasil terdownload, maka pada Arduino IDE pilih Sketch -> Include Library -> Add .ZIP Library.

import

kemudian pilih SSC32.zip. Untuk menguji apakah library yang kamu import tadi sudah berhasil, coba jalankan example sebagai berikut yang Mimin ambil langsung dari sumbernya, kemudian klik verify.

#include <SSC32.h>

/*
  Tests the SSC32 library. By Martin Peris (http://www.martinperis.com)
  This example code is in the public domain.
 */

SSC32 myssc = SSC32();

void setup() {
  //Start comunications with the SSC32 device  
  myssc.begin(9600);
}

void loop() {

  //Move motor 0 to position 750
  //The first command should not define any speed or time, is used as initialization by SSC32
  myssc.servoMove(0,750);

  delay(1000);

  //Move motor 1 to position 750
  //The first command should not define any speed or time, is used as initialization by SSC32
  myssc.servoMove(1,750);

  delay(1000);

  //Move motor 0 to position 1500. It will take 5 seconds to finish the movement.
  myssc.servoMoveTime(0,1500,5000);

  delay(5500);

  //Move motor 1 to position 900. It will take 5 seconds to finish the movement
  myssc.servoMoveTime(1,900,5000);

  //Move both servos to position 750 at the same time. 
  //The movement will take 5 seconds to complete
  //Notice that currently motor 0 is at position 1500 and motor 1 is at position 900,
  //but they will reach position 750 at the same time
  myssc.beginGroupCommand(SSC32_CMDGRP_TYPE_SERVO_MOVEMENT);
  myssc.servoMoveTime(1,750,5000);
  myssc.servoMoveTime(5,750,5000);
  myssc.endGroupCommand();

  delay(5500);

}

ssc32

Yey, dari proses verify di atas, tidak ditemukan adanya error, yang menunjukan bahwa library SSC32 sudah dapat dikenali dan digunakan dalam sketch.

Installasi Manual

Untuk proses intallasi secara manual, dilakukan dengan mengkopikan langsung file library yang terdapat dalam satu folder dimana dalam folder tersebut terdapat file dengan ekstensi .cpp dan .h. Pada kasus ini, Mimin contohkan library SSC32 sama seperti pada contoh di atas, namun dengan cara import yang berbeda. File .zip hasil download library tersebut kemudian diekstrak untuk mendapatkan folder utuh. Folder yang terdiri dari file library, kemudian dikopikan pada folder libraries Arduino yang terletak di Documents untuk platform Windows.

doclib

Gambar diatas menunjukan bahwa folder SSC32 yang terdiri dari file library telah dikopikan dalam folder libraries di Documents. Untuk memastikan apakah library yang diinstall sudah berhasil dikenali, maka lakukan prosedur seperti contoh diatas.

Oke sobat, mungkin itu dulu yang bisa Mimin sampaikan pada pertemuan kita kali ini, jangan bosen-bosen kunjungi terus sinauarduino.com.

“Selagi masih ada ilmu yang bermanfaat dan kesempatan, sebarkanlah”

Salam sinauarduino.com

 

3 Responses

  1. bisa minta file librarynya ke email fajar.nofriyudi@gmial.com? link dialihkan ke facebook

  2. Saya udah import tapi kok ga bisa ya kak?
    Balas di dwiayudyahs@gmail.com ya

Leave a Reply