Kapasitor

posted in: Belajar Komponen | 0

Pengertian Kapasitor

Kapasitor merupakan komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan arus listrik. Arus listrik disimpan dalam bentuk muatan listrik. Muatan listrik ini akan menetap di dalam kapasitor selama kurun waktu tertentu atau selama tidak ada mekanisme pengosongan. Walaupun tidak ada mekanisme pengosongan, namun pada akhirnya muatan ini akan hilang. Kapasitor juga sering disebut sebagai kondensator.

Nilai kapasitansi pada kapasitor ditetapkan dalam satuan Farad (F).

1 Farad ( F ) = 1.000.000 mikro Farad ( µF )
1 mikro Farad ( µF ) = 1.000 nano Farad ( nF )
1 nano Farad (nF) = 1.000 piko Farad ( pF )

Kegunaan Kapasitor

Pada umunya kapasitor pada rangkaian elektronika digunakan sebagai:

  1. Penyaring atau filter.
  2. Sebagai penggeser fase.
  3. Sebagai pembangkit frekuensi pada rangkaina osilator (clock).
  4. Mencegah terjadinya percikan bunga api pada saklar.
  5. Untuk menyetabilkan arus dan tegangan pada rangkaian penyearah (rectifier).

Jenis-Jenis Kapasitor

Berdasarkan nilai dan polaritasnya kapasitor dapat digolongkan menjadi:

  1. Kapasitor dengan nilai tetap dan tidak memiliki polaritas, sebagai contoh kapasitor kertas, kapasitor mika, kapasitor polyester, dan Kapasitor Keramik.
  2. Kapasitor yang memiliki nilai tetap dan memiliki polarisasi (terdapat kakpi positif dan negatif), sebagai contoh kapasitor Elektrolit (ELCO), dan kapasitor Tantalum.
  3. Kapasitor yang memiliki nilai kapasitansi yang dapat diubah atau lebih dikenal sebgai kapasitor variabel (Variable Capacitor).
Nama KomponenGambarSimbol
Kapasitor Biasa
(Kapasotor Non-Polar)
Kapasitor Elektrolit
(Kapasitor Bipolar)
Kapasitor Variabel

Cara Membaca Nilai Kapasitansi Kapasitor

#Kapasitor Elco

Membaca Nilai Kapasitor Elco

Pada kapasitor Elco, nilai kapasitansi sudah tertera pada badan kapasitor seperti ilustrasi di atas, sehingga kamu dapat melihat nilai kaasitansinya dengan cepat. Namun yang harus kamu perhatikan bahwa jenis kapasitor ini adalah kapasitor bipolar atau memiliki kutub ganda yaitu positif (+) dan negatif (-). Tanda negatif ditunjukan dengan pita berwarna abu-abu atau salah satu dari kaki kapasitor yang berukuran pendek.

#Kapasitor Keramik, Kertas, dan Nonpolar

Membaca Kapasitor Keramik-New

Pada kapasitor keramik, mika, polyester dan kapasitor non-polar lainnya, nilai kapasitansi dikodekan hampir mirip seperti pada resistor. Sebagai contoh 104J, 202M, 473K dan lain-lain. Pada ilustrasi di atas, Resistor keramik memiliki kode 473Z. Dua digit awal menunjukan nilai kapasitansi sedangkan digit ke-3 adalah faktor pengali dan huruf dibelakang angka menunjukan nilai toleransi. Sehingga dengan kode 473Z, nilai kapasitansinya adalah 47×1000, 47000pF atau 47nF atau 0,047uF. Kode Z memiliki toleransi +80% dan -20%, sehingga kapasitansinya berkisar 47000pF +80% dan -20% atau setara dengan 37600pF ~ 84600pF.

 

 

“Orang yang tanpa lelah belajar adalah pemilik masa depan”

Salam sinauarduino.com