Pengenalan Intel Galileo

posted in: Modul | 0

intel-galileo-icon

Intel Galileo merupakan development boad yang diluncurkan pada tanggal 4 Oktober 2013 di Rome Maker Fair. Hingga artikel ini dibuat, developtment board terbarunya adalah Intel Galileo Gen 2 atau gerenasi 2. Intel Galileo dibangun dan diberikan “otak” oleh pembuat dengan Intel Quark SoC X1000 32-Bit dan didukung oleh OS (Opetaring System) Linux. Nah, istimewanya di sini bahwa board tersebut kompatibel dengan Arduino API, dengan kata lain sobat dapat merasakan serta menggunakan arduino dalam board ini. Layout Arduino yang diusung ke dalam papan “ajaib” ini adalah Arduino Uno.

Mengapa Menggunakan Intel Galileo?

Nah yang perlu sobat Sino ketahui di sini adalah, bahwa Intel Galileo bisa dikatakan “super komplit”, kenapa? karena sobat bisa mendapatkan kemampuan pemrosesan yang lebih tiggi dibanding board Arduino yang ada, dan tentunya sobat semua bisa ngirit dana, karena dalam papan ajaib itu terdapat port USB Host, Port PCIE yang dapat digunakan untuk Wifi Card, JTAG, USB Programming, Ethernet, Port SD Card, Port Arduino UNO, dan masih banyak lagi.

Nah,….. untuk lebih meyakinkan kemampuan, kehandalan, dan point penting kenapa harus “mencicipi” board ini, mimin berikan sedikit gambaran beberapa projek yang dapat dilakukan dengan Intel Galileo, diantaranya:

  1. Ketika sobat mengembangkan aplikasi atau projek yang membuthkan logging data ke dalam SD card, tentunya sobat membutuhkan modul tambahan yaitu SD card, nah disini sobat tidak perlu membeli, kan sudah ada.
  2. Sobat pengen mengirimkan/atau mengumpulkan data melalui internet? Intel Galileo punya tuh, ada ethernet dimana sobat ndak perlu beli ethernet shield. Mau pake Wifi? apalagi sob, kamu bisa memanfaatkan USB Host dalam menggunakan USB Wifi Dongle atau memanfaatkan Port PCIE yang diintegrasikan dengan Wifi Card.
  3. Pengen buat web server? Intel Galileo mah sepele dalam melakukan itu 🙂
  4. Wah ada webcam atau USB Flash Drive, daripada nganggur dioprek aja, Intel Galileo punya USB Host. Apalagi nih sob adanya library OpenCV yang pastinya bikin mimin ngiler pengen mencoba kemampuannya. Untuk kamu semua yang belum tahu OpenCV sabar ya, nanti mimin bakalan buat thread terpisah mengenai apa itu OpenCV.

Dari Segi Hardware

Pada pembahasan ini, mimin fokus pada Galileo Gen 2. Berikut adalah penampakan dari Intel Galileo Gen 2:

galileo-gen-2

Gambar 1. Tampak Atas dan Pemetaan Komponen

Pada Gambar 1 , kamu dapat melihat pementaan komponen yang ada tertanam di board Intel Galileo. Nah yang ini adalah Tampak Bawahnya:

galileo-gen-2-3

Gambar 2. Tampak Bawah

Mini port PCIe pada Gambar 2, merupakan letak Wifi Card yang dapat kamu pasangkan. Misalnya kamu punya laptop rusak dan nganggur, operasi aja sob, ambil Wifi Card nya dan Pasang deh 🙂 daripada beli kan ada yang nganggur.

Yang baru dari Intel Galileo Gen 2 daripada Generasi pertamanya apa Min? Nih Mimin jelasin ya:

  1. Cypress GPIO expander pada Galileo Gen 2 sudah ndak ada dan diganti sama PCA 9535, dimana Arduino API dapat membuat PWM 12-bit serta dapat menggunakan Sketch Arduini Servo dengan presisi gerakan 1 derajat.
  2. Board Intel Galileo Support dengan POE (Power Over Ethernet) alias pemberian daya Board melalui kabel Ethernet.
  3. USB Host pada Intel Galileo menggunakan USB Tipe-A, sehingga kamu tidak perlu susah-susah memakain OTG.
  4. Komunikasi Serial sudah diganti dari MAX 3232 menjadi FTDI yang lebih fleksibel dalam urusan daya yaitu 5 volt dan 3.3 volt.
  5. Kalau dilihat dari segi ukuran, memang Gen 2 memiliki ukuran lebih bongsor dari Generasi sebelumnya, karena regulator tegangan internal pada processors Quark SoC sudah “dipensiunkan” dan diganti dengan regulator tegangan eksternal demi pertimbangan suhu operasi yang lebih rendah.
  6. Dan masih banyak lagi tentunya 🙂

Versi Linux Intel Galileo

Intel Galileo didesain untuk menjalankan dua versi linux yang berbeda. Versi pertama adalah versi kecil/tiny atau yang kerap disebut sebagai SPI-Flash version dengan ukuran 8mb. Versi ini berisi kernel dan fungsi fungsi dasar pada Board Intel Galileo.

Versi kedua adalah versi besar/versi full, dimana versi ini dikembangkan oleh komunitas atau dari intel secara langsung. Framework acuan dalam pengembangan versi linux ini adalah Yocto. Untuk dapat menggunakan versi ini, kamu harus memiliki image linux dan dilakukan flashing pada SD card. Pada contoh-contoh projek selanjutnya yang akan mimin lakukan adalah dengan menggunakan Image full dari intel dengan nama IoT-devkit  yang dapat kalian “sedot” di sini. Versi ini merupakan versi komplit yang ada dari intel dengan berbagai fungsi dan Support library seperti Node.js, C++, Arduino IDE, OpenCV, dan masih banyak lagi.

Menu Belajar Intel Galileo Gen 2

Berikut Mimin bagikan topik sinau Intel Galileo “ala-ala” yang ala kadarnya :), semoga bermanfaat:

 

“Ilmu akan lebih bermanfaat jika dibagikan, dan biarkan orang mengambil manfaat dari ilmu tersebut”

Salam sinauarduino.com

Leave a Reply